By Fera Marleni
​Punya website ibarat punya toko. Toko bagus tapi lokasinya di terisolasi dan tidak ada plang nama, tentu tidak ada yang tahu.
​Umumnya orang berpikir, setelah website jadi, tugas selesai. Padahal, itu baru sebuah awal. Agar website dilihat banyak orang, pemilik web perlu melakukan strategi "jemput bola".
​Berikut adalah cara sederhana membuat website ramai pengunjung:
​Bayangkan saat pelanggan masuk ke toko, tapi rak-raknya kosong atau barangnya tidak jelas. Pasti mereka langsung keluar, kan?
​Begitu juga website. Orang datang karena mencari sesuatu: jawaban, hiburan, atau solusi.
​Google ibarat guide tour yang sangat sibuk. Pemilik web harus memberitahu Google, apa isi website miliknya, supaya google bisa mengantar orang yang tepat ke sana.
​Jangan menunggu orang nyasar ke website kita. Pergilah ke tempat orang berkumpul, yaitu media sosial (Instagram, TikTok, LinkedIn, WhatsApp).
​Di dunia internet, rekomendasi itu disebut link. Kalau ada website orang lain yang menaruh link menuju website kamu, Google akan menganggap website kamu terpercaya.
​Ini kuncinya. Website yang update artikelnya 3 bulan sekali akan dianggap "toko tutup" oleh pengunjung dan Google. Usahakan rutin, misalnya satu artikel setiap minggu. Sedikit demi sedikit, lama-lama pengunjung akan menumpuk menjadi bukit.
​Membuat website ramai itu butuh waktu. Mulailah dengan membuat isi yang bermanfaat, lalu rajin-rajinlah membagikannya. Jangan malu untuk mempromosikan tulisan sendiri, karena kalau bukan anda, siapa lagi?
(Disadur dari berbagai sumber)
SALAM DIGITAL DIGIPRO
​Sebagai pengusaha travel, Anda pasti mencari efisiensi. Salah satunya adalah menggunakan sistem...
​Dunia travel tahun 2026 bukan lagi soal siapa yang punya armada paling banyak, tapi siapa yang p...
Pernahkah kamu membayangkan sistem informasi di kantormu seperti sebuah rumah besar? Di masa lalu...
Dunia kerja kita sedang mengalami perubahan besar. Jika dulu kita mengenal komputer hanya sebagai...
Bayangkan kamu baru saja membangun sebuah toko yang sangat megah. Pintunya otomatis (cepat terbuk...
​Bayangkan kamu ingin mengirim surat rahasia kepada temanmu. Kamu khawatir jika surat itu d...