By Fera Marleni
​Halo! Kita sudah paham bagaimana traffic dari media sosial dan Google bisa diarahkan ke website kita, 'kan? Nah, berikutnya kita bahas tentang Landing Page!
​
Kalau website ibarat kantor pusat, Landing Page adalah 'resepsionis' yang tugasnya cuma satu: memastikan setiap tamu (pengunjung) mengambil satu tindakan spesifik, entah itu beli, daftar, atau download. Landing Page yang bagus bukan hanya tentang desain yang cantik, tapi tentang fokus yang tajam pada satu tujuan.
​
Yuk, kita bongkar elemen-elemen penting yang harus ada agar Landing Page bisa bekerja maksimal!
​1. Satu Tujuan, Tanpa Gangguan (Single Focus)
​Filosofi utama Landing Page adalah "Satu Halaman, Satu Tujuan."
​Ini berarti Anda harus benar-benar spesifik. Apakah tujuannya murni untuk mengumpulkan email (misalnya, dengan imbalan E-book gratis), mendapatkan data kontak untuk demo, atau menjual satu produk/paket tertentu? Pilih satu saja!
​Satu hal yang sering dilakukan Landing Page berkonversi tinggi adalah menghilangkan menu navigasi (header dan footer). Kenapa? Supaya pengunjung tidak "kabur" atau bingung memilih halaman lain. Anggap saja Anda mengunci pintu lain agar tamu fokus ke ruang meeting utama.
​2. Headline yang Menarik Perhatian (The Grabber)
​Headline adalah penentu nasib dalam 10 detik pertama. Jika headline Anda tidak kuat, pengunjung akan langsung bounce (keluar). Maka:
• ​Hindari headline klise seperti "Layanan Terbaik untuk Bisnis Anda." Ganti dengan janji manfaat yang bisa diukur. Contohnya: "Tingkatkan Penjualan 2X Lipat dalam 90 Hari Tanpa Iklan Berbayar." Ini jauh lebih nendang, kan?
• ​Pastikan headline Anda konsisten dengan iklan atau link yang membawa pengunjung ke sana. Kalau iklan Anda menjanjikan Diskon 50%, headline Anda juga harus langsung menyebutkan Diskon 50% itu.
​3. Visual yang Meyakinkan (Gambar atau Video)
​Visual di Landing Page harus berfungsi sebagai pendukung kuat pesan Anda. Jangan pakai gambar stok generik yang tidak relevan.
• ​Gunakan Bukti: Jika Anda menjual produk fisik, tampilkan foto produk itu sedang memberikan solusi. Jika Anda menjual jasa, gunakan video demo singkat yang menunjukkan betapa mudahnya menggunakan jasa atau software Anda. Video, apalagi yang pendek dan padat, terbukti ampuh meningkatkan konversi.
​4. Deskripsi Singkat yang Berfokus pada Manfaat
​Copywriting di sini tidak boleh panjang lebar membahas fitur produk Anda. Fokuslah pada "What's In It For Me?" (WIIFM) dari sudut pandang pengunjung.
• ​Gunakan poin-poin (bullet points) agar mudah dibaca sekilas. Alih-alih menulis: "Dilengkapi teknologi fast-charging 65W," ganti dengan: "Isi penuh baterai hanya dalam 15 menit, siap menemani aktivitas Anda tanpa jeda!" Pengunjung membeli solusi atas masalah mereka, bukan sekadar fitur.
​5. Call-to-Action (CTA) yang Sulit Ditolak
​Ini adalah tombol krusial yang harus mereka klik! CTA harus dibuat menonjol dan mendesak.
• ​Desain: Tombol CTA wajib menggunakan warna kontras yang berbeda dari warna dominan halaman. Pastikan ukurannya besar dan mudah di-klik, terutama di layar HP.
• ​Teks Aksi: Tinggalkan kata-kata pasif seperti "Kirim" atau "Lanjut." Gunakan kata kerja yang memotivasi dan spesifik. Contoh: "Dapatkan E-book Gratis Sekarang!", "Pesan Trial Anda Hari Ini," atau "Klaim Diskon 50% Anda."
• ​Penempatan: Tempatkan CTA "above the fold" (terlihat tanpa scroll) dan ulangi di bagian bawah atau di tengah, untuk memudahkan pengunjung yang sudah yakin.
​6. Social Proof (Bukti Sosial)
​Di era digital, kepercayaan adalah segalanya. Seseorang lebih mudah percaya pada orang lain (pelanggan Anda) daripada pada Anda.
• ​Testimoni Autentik: Tampilkan testimoni yang terasa nyata (lengkap dengan nama, foto, dan kalau bisa, jabatan/perusahaan).
• ​Angka Kepercayaan: Tunjukkan data yang membanggakan: "15.000 Pelanggan Puas," "Rating 4.9/5 Bintang," atau logo brand besar yang pernah menjadi klien Anda.
• ​Garansi/Jaminan: Hilangkan keraguan dengan memberikan jaminan risiko minimal, seperti "Garansi Uang Kembali 100%."
​7. Optimasi Mobile dan Kecepatan Loading
​Percayalah, jika Landing Page Anda berat dan lambat, semua usaha di atas akan sia-sia.
• ​Kecepatan: Kompres semua gambar dan optimalkan kode. Target ideal adalah Loading di bawah 3 detik.
• ​Mobile Friendly: Pastikan desain Landing Page Anda sempurna di layar smartphone, karena sebagian besar traffic datang dari sana.
​
​Membuat Landing Page itu bukan sekali jadi. Landing Page yang efektif adalah hasil dari A/B Testing yang berkelanjutan. Coba ubah headline, ganti warna tombol CTA, atau tukar gambar, lalu lihat mana yang menghasilkan konversi terbaik. Landing Page Anda adalah mesin yang perlu terus di-tune up!
(Disadur dari berbagai sumber)
SALAM DIGITAL DIGIPRO​
​Sebagai pengusaha travel, Anda pasti mencari efisiensi. Salah satunya adalah menggunakan sistem...
​Dunia travel tahun 2026 bukan lagi soal siapa yang punya armada paling banyak, tapi siapa yang p...
Pernahkah kamu membayangkan sistem informasi di kantormu seperti sebuah rumah besar? Di masa lalu...
Dunia kerja kita sedang mengalami perubahan besar. Jika dulu kita mengenal komputer hanya sebagai...
Bayangkan kamu baru saja membangun sebuah toko yang sangat megah. Pintunya otomatis (cepat terbuk...
​Bayangkan kamu ingin mengirim surat rahasia kepada temanmu. Kamu khawatir jika surat itu d...