By Fera Marleni
​Setelah Anda memahami apa itu A/B Testing, pertanyaan krusial berikutnya adalah: "Bagian mana di website saya yang harus diuji duluan?"
​Sebenarnya, hampir semua elemen di halaman web Anda bisa diutak-atik. Namun, agar efektif, utamakan bagian high-leverage karena memiliki potensi besar melipatgandakan konversi, leads, bahkan penjualan Anda.
​Mari kita bongkar elemen-elemen yang powerful ini satu persatu.
​1. Tombol Aksi Kunci (Call-to-Action / CTA)
​CTA adalah bintang utama di halaman mana pun. Ini adalah tombol pamungkas yang kita harapkan diklik oleh pengunjung (misalnya, tombol "Beli Sekarang", "Daftar Gratis", atau "Unduh Ebook"). Bagian yang perlu diuji:
​A. Warna Tombol
​Ini adalah uji coba A/B yang paling sering menghasilkan perbedaan yang mengejutkan!
• Apakah warna merah lebih menarik mata dan memicu urgensi daripada hijau?
• Atau, apakah warna kontras yang sama sekali berbeda dari brand color Anda justru lebih unggul?
Kunci:
Tombol harus menonjol, bukan menyatu dengan latar belakang!
​B. Teks Tombol (Copywriting)
​Teks yang biasa-biasa saja akan menghasilkan konversi yang biasa-biasa saja. Ganti teks pasif menjadi teks yang spesifik dan berorientasi pada manfaat. Contohnya,
• Uji Coba 1: "Kirim Formulir" VS "Dapatkan Ebook Gratis Sekarang"
• Uji Coba 2: "Beli" VS "Ambil Diskon Spesial Ini Sebelum Habis"
​C. Posisi Tombol
​Di mana tombol akan anda letakkan.
• Apakah tombol lebih efektif diletakkan di atas lipatan (above the fold) sehingga pengunjung tidak perlu scroll?
• Atau, apakah lebih baik diletakkan di akhir halaman, setelah semua manfaat dijelaskan?
​2. Judul Utama (Headline) Halaman
​Judul adalah security di pintu masuk website Anda. Jika judulnya tidak menarik, pengunjung akan langsung kabur dalam hitungan detik, tidak peduli seberapa bagus isi di bawahnya.
​A. Fokus Judul
​Uji coba fokus antara mengedepankan masalah atau solusi:
• Fokus Masalah: "Capek Gagal Diet Terus-Menerus?"
• Fokus Solusi: "Turun Berat Badan 5 Kg dalam 7 Hari Tanpa Olahraga Berat!" (Biasanya yang fokus pada solusi dan janji spesifik adalah pemenangnya).
​B. Panjang dan Gaya Bahasa
• Apakah audiens Anda menyukai judul yang ringkas dan to the point, atau judul yang lebih panjang namun sudah menjelaskan seluruh manfaat?
• Uji coba judul yang formal dan serius VS judul yang santai dan lebih akrab (selalu sesuaikan dengan target audiens).
​3. Gambar dan Media Visual
​Manusia adalah makhluk visual. Gambar yang tepat bisa membangun kepercayaan, memperkuat emosi, dan memicu keinginan untuk membeli.
​A. Jenis Gambar Produk
• ​Uji gambar produk yang difoto studio (high-res dan polos) VS gambar produk saat sedang digunakan oleh orang (in-context) yang terlihat lebih natural dan relevan.
• Di halaman pendaftaran, coba bandingkan halaman yang menampilkan foto wajah orang yang tersenyum (kontak mata) VS halaman yang tidak menampilkan foto orang sama sekali. Gambar orang seringkali meningkatkan koneksi emosional.
​B. Penggunaan Video
• Lakukan uji coba antara halaman yang hanya berisi teks VS halaman yang menambahkan video penjelasan singkat di bagian atas (hero section). Video yang ringkas sering kali meningkatkan konversi drastis.
​4. Isi dan Tata Letak (Layout)
​Ini adalah tentang bagaimana informasi disajikan dan dicerna oleh pengunjung.
​A. Format Konten
• Apakah pelanggan lebih mudah mencerna informasi dalam bentuk paragraf panjang atau dalam bentuk poin-poin (bullet points) yang mudah di-scan? Spoiler: Poin-poin biasanya selalu menjadi pemenangnya di website!
​B. Posisi Testimoni dan Bukti Sosial
• Uji coba posisi ulasan pelanggan. Apakah lebih baik diletakkan di dekat tombol "Beli" atau di bagian tengah halaman sebagai penguat argumen?
​C. Logo Keamanan (Security Badge)
• Di halaman pembayaran (checkout), coba tambahkan logo keamanan (misalnya logo gembok SSL, atau logo Bank). Hal ini bisa meningkatkan kepercayaan dan mengurangi keraguan pembeli di menit terakhir.
​5. Formulir Pendaftaran (Lead Form)
​Jika website Anda bertujuan mengumpulkan data email (untuk newsletter atau download ebook), optimasi formulir adalah kunci menghasilkan leads berkualitas.
​A. Jumlah Kolom
• Uji formulir yang meminta banyak data (Nama lengkap, Email, Nomor HP, Alamat) VS formulir yang hanya meminta satu atau dua data saja (Email saja atau Nama + Email). Formulir yang lebih pendek hampir pasti menghasilkan jumlah pendaftaran yang jauh lebih banyak.
​B. Teks Pengantar (Micro-copy)
• Kalimat persis di atas formulir harus meyakinkan dan memberikan janji spesifik.
• Uji Coba: Janji yang umum ("Daftar Sekarang") VS Janji yang spesifik ("Dapatkan 5 Trik Rahasia Marketing yang Menghemat Biaya Iklan Anda").
​
​Intinya, dalam A/B Testing, Anda adalah seorang detektif yang sedang mencari tahu apa yang paling disukai, paling direspons, dan paling memicu tindakan dari audiens Anda.
​Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru. Sedikit keberanian untuk mengubah elemen-elemen "sakti" di atas, bisa menghasilkan perbedaan besar pada pundi-pundi konversi dan penjualan Anda!
(Disadur dari berbagai sumber)
SALAM DIGITAL DIGIPRO
​Sebagai pengusaha travel, Anda pasti mencari efisiensi. Salah satunya adalah menggunakan sistem...
​Dunia travel tahun 2026 bukan lagi soal siapa yang punya armada paling banyak, tapi siapa yang p...
Pernahkah kamu membayangkan sistem informasi di kantormu seperti sebuah rumah besar? Di masa lalu...
Dunia kerja kita sedang mengalami perubahan besar. Jika dulu kita mengenal komputer hanya sebagai...
Bayangkan kamu baru saja membangun sebuah toko yang sangat megah. Pintunya otomatis (cepat terbuk...
​Bayangkan kamu ingin mengirim surat rahasia kepada temanmu. Kamu khawatir jika surat itu d...