logo
By Fera

By Fera Marleni

Skill Programmer Zaman Now: Bukan Sekadar Jago Koding, Tapi Jago Jaga "Rumah"

​Ibarat membangun rumah, programmer saat ini tidak hanya bertugas mengecat tembok agar indah, tapi juga harus tahu cara memasang alarm, CCTV, dan memastikan pondasinya tidak bisa dijebol.


​1. Menulis Kode yang "Anti-Lubang" (Secure Coding)
​Ini adalah keahlian dasar yang paling penting. Programmer harus tahu celah-celah kecil yang biasanya digunakan peretas untuk masuk.
• ​Analogi: Seperti memastikan semua jendela di rumah memiliki gerendel yang kuat sejak awal dibangun, bukan baru dipasang setelah ada maling. 

​2. Berpikir Seperti Detektif (Ethical Hacking)
​Programmer perlu belajar cara kerja peretas. Dengan memahami cara "pencuri" masuk, mereka bisa mencari sendiri titik lemah di aplikasi mereka sebelum orang lain menemukannya.
• ​Analogi: Seperti pemilik rumah yang mencoba membobol pintunya sendiri untuk memastikan apakah kuncinya benar-benar aman atau masih bisa diakali dengan linggis. 

​3. Ahli Mengunci Data (Data Encryption)
​Data adalah harta karun. Programmer harus mahir menggunakan teknologi enkripsi yaitu mengubah data penting menjadi kode rahasia yang tidak bisa dibaca siapa pun kecuali yang punya kunci khususnya.
• ​Analogi: Seperti mengirim surat yang ditulis dengan tinta rahasia; meski suratnya dicuri di tengah jalan, si pencuri tidak akan bisa membaca isinya. 

​4. Menggunakan AI Sebagai "Satpam" Digital
​Saat ini, peretas sudah menggunakan robot atau AI untuk menyerang. Maka, programmer juga harus bisa menggunakan AI untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan secara otomatis dalam hitungan detik.
• ​Analogi: Memasang CCTV pintar yang bisa langsung membedakan mana kucing yang lewat (pengunjung biasa) dan mana orang asing yang membawa linggis (peretas). 

​5. Menjaga "Pintu Belakang" (API Security)
​Banyak aplikasi saat ini terhubung satu sama lain (seperti login pakai akun Google). Jembatan penghubung ini sering menjadi incaran peretas. Programmer harus tahu cara mengunci jembatan ini agar tidak disusupi.
• ​Analogi: Memastikan pintu samping yang biasa digunakan oleh pengantar paket memiliki kartu akses khusus, sehingga tidak sembarang orang bisa masuk lewat sana. 

​Mengapa ini penting?
​Dalam membangun website, keamanan data pelanggan dan sistem adalah prioritas utama. Jika programmer fokus pada pengembangan fungsi, pastikan aspek-aspek keamanan di atas juga masuk ke dalam rencana kerja.
(Disadur dati berbagai sumber)

Latest News

Jebakan Subscription: Menghitung Kerugian Tersembunyi Sistem Langganan bagi Agen Travel Skala Menengah

​Sebagai pengusaha travel, Anda pasti mencari efisiensi. Salah satunya adalah menggunakan sistem...

Vulnerability di Balik Kemudahan: Mengapa Enkripsi End-to-End Wajib Ada di Sistem Reservasi Anda

​Dunia travel tahun 2026 bukan lagi soal siapa yang punya armada paling banyak, tapi siapa yang p...

Menjaga "Rumah Digital": Mengenal Keamanan Siber Zero Trust

Pernahkah kamu membayangkan sistem informasi di kantormu seperti sebuah rumah besar? Di masa lalu...

Generative AI: Kawan Baru dalam Otomasi Bisnis dan Seni Menjaga Harmoni Sistem

Dunia kerja kita sedang mengalami perubahan besar. Jika dulu kita mengenal komputer hanya sebagai...

Website Sudah "Glow Up" tapi Tetap Sepi? Ini Penyebabnya!

Bayangkan kamu baru saja membangun sebuah toko yang sangat megah. Pintunya otomatis (cepat terbuk...

Data Enkripsi: Mengubah Rahasia Menjadi "Bahasa Planet"

​Bayangkan kamu ingin mengirim surat rahasia kepada temanmu.  Kamu khawatir jika surat itu d...