By Fera Marleni
Secara sederhana, Secure Coding adalah cara menulis kode program dengan kesadaran penuh untuk menutup celah keamanan sejak awal. Jadi, keamanan bukan "tambahan" di akhir, melainkan pondasi utama saat aplikasi dibuat.
Berikut adalah prinsip-prinsip dasarnya yang mudah dipahami:
Peretas sering memasukkan "racun" melalui kolom isian, seperti kolom username atau chat.
Jangan memberikan kunci gudang kepada orang yang tugasnya hanya menyapu halaman.
Banyak programmer pemula yang tanpa sengaja menuliskan password atau kunci rahasia langsung di dalam kode program mereka.
Pernahkah kamu melihat pesan error di website yang sangat detail sampai menampilkan nama database atau baris koding yang salah? Itu sangat berbahaya.
Kode yang berantakan dan terlalu rumit biasanya menyimpan banyak celah keamanan yang tidak terlihat.
Secure coding bukan tentang membuat aplikasi yang 100% tidak bisa ditembus (karena tidak ada yang abadi di internet), tapi tentang membuat peretas frustrasi karena setiap celah sudah kita kunci dengan rapat.
Banyak pemilik UMKM merasa terjebak dalam rutinitas yang seolah tak ada habisnya: mencatat nota...
Bagi banyak pelaku UMKM, pintu bank seringkali terasa tertutup rapat. Keluhan yang paling sering...
Dalam menjalankan usaha mikro dan menengah (UMKM), sering kali kita dihadapkan pada situasi yang...
Dalam dunia usaha mikro dan menengah, kita sering menjumpai fenomena "toko yang ramai, tapi domp...
Kita sedang berdiri di depan pintu sebuah era baru, di mana sistem informasi tidak lagi sekadar...
Dalam hiruk-pikuk kemajuan teknologi, kita sering kali lupa bahwa setiap baris kode yang kita ja...