logo
By Fera

By Fera Marleni

Enkripsi: Mengubah Data Menjadi "Bahasa Rahasia" yang Tak Terpecahkan

​Pernahkah kamu mengirim pesan rahasia saat sekolah dulu menggunakan kode-kode tertentu yang hanya dimengerti oleh teman sebangku? Misalnya, huruf A diganti jadi angka 1, huruf B jadi angka 2, dan seterusnya.
 

​Di dunia digital, cara ini disebut dengan Enkripsi. Ini adalah kunci utama mengapa data pribadi kamu bisa tetap aman meskipun internet penuh dengan pengintai.
​

Apa Itu Enkripsi?
​Enkripsi adalah proses menyembunyikan informasi dengan cara mengubah data yang bisa dibaca (seperti password atau nomor kartu kredit) menjadi kode acak yang tidak masuk akal.
• ​Data Asli: "KucingLucu123"
• ​Setelah Enkripsi: "ax7!9#zPq28M0$%"
​Hanya orang yang memiliki "Kunci Rahasia" yang bisa mengubah kode acak tersebut kembali menjadi kata-kata asli.
​

Mengapa Enkripsi Itu Wajib?
​Mari kita bayangkan jika rekan kamu mengirimkan nomor rekening bank melalui website yang tidak menggunakan enkripsi, apa yang terjadi?


• ​Tanpa Enkripsi: Jika ada hacker yang mencegat di tengah jalan, mereka bisa langsung melihat nomor rekening tersebut dengan jelas. Ini seperti mengirim surat menggunakan kartu pos yang bisa dibaca oleh tukang pos atau siapa pun yang memegangnya.


• ​Dengan Enkripsi: Jika hacker mencuri data tersebut, mereka hanya akan melihat deretan simbol aneh yang tidak bisa digunakan. Ini seperti mengirim surat di dalam kotak besi yang terkunci rapat. Tanpa kuncinya, kotak itu tidak ada gunanya.


​Di Mana Kita Menemukan Enkripsi?
​Kamu sebenarnya sudah sering menggunakan enkripsi tanpa disadari:
• ​Gembok di Browser (SSL): Ingat pembahasan kita tentang SSL? Itu adalah enkripsi yang menjaga perjalanan data dari laptop kamu ke server website.


• ​WhatsApp: Pernah melihat tulisan "Pesan ini terenkripsi secara end-to-end"? Itu artinya bahkan pihak WhatsApp pun tidak bisa membaca isi chat kamu dan rekanmu. Hanya HP kalian berdua yang punya "kunci" untuk membuka pesan tersebut.


• ​Password Website: Website yang bagus tidak pernah menyimpan password asli. Mereka menyimpannya dalam bentuk kode enkripsi. Jadi, jika database mereka dicuri, password mereka tetap aman.
 

​Kesimpulan
​Enkripsi adalah cara terbaik untuk memastikan bahwa privasi tetap menjadi privasi. Meskipun peretas berhasil menembus benteng keamanan, mereka tidak akan mendapatkan apa-apa selain "sampah digital" yang tidak bisa dibaca.
(Disadur dari berbagai sumber)

 

 

SALAM DIGITAL DIGIPRO

Latest News

Jebakan Subscription: Menghitung Kerugian Tersembunyi Sistem Langganan bagi Agen Travel Skala Menengah

​Sebagai pengusaha travel, Anda pasti mencari efisiensi. Salah satunya adalah menggunakan sistem...

Vulnerability di Balik Kemudahan: Mengapa Enkripsi End-to-End Wajib Ada di Sistem Reservasi Anda

​Dunia travel tahun 2026 bukan lagi soal siapa yang punya armada paling banyak, tapi siapa yang p...

Menjaga "Rumah Digital": Mengenal Keamanan Siber Zero Trust

Pernahkah kamu membayangkan sistem informasi di kantormu seperti sebuah rumah besar? Di masa lalu...

Generative AI: Kawan Baru dalam Otomasi Bisnis dan Seni Menjaga Harmoni Sistem

Dunia kerja kita sedang mengalami perubahan besar. Jika dulu kita mengenal komputer hanya sebagai...

Website Sudah "Glow Up" tapi Tetap Sepi? Ini Penyebabnya!

Bayangkan kamu baru saja membangun sebuah toko yang sangat megah. Pintunya otomatis (cepat terbuk...

Data Enkripsi: Mengubah Rahasia Menjadi "Bahasa Planet"

​Bayangkan kamu ingin mengirim surat rahasia kepada temanmu.  Kamu khawatir jika surat itu d...