By Fera Marleni
Setelah melakukan optimasi website seperti caching dan minify, langkah selanjutnya adalah mengukur hasilnya. Bagaimana mengetahui sebuah website benar-benar cepat di mata pengunjung dan Google? Untuk mengetahui ini perlu menggunakan alat pengukur kecepatan website.
​Alat-alat ini berfungsi seperti timbangan dan meteran yang memberikan diagnosis akurat tentang kesehatan website. Berikut beberapa alat populer dan tepercaya yang bisa gunakan.
​1. Google PageSpeed Insights (PSI)
​Ini adalah alat wajib yang disediakan langsung oleh Google. Alat ini memberikan skor berdasarkan metrik yang digunakan Google untuk menentukan peringkat pencarian.
• ​Apa yang Diukur: PSI mengukur kecepatan website Anda di perangkat seluler (ponsel) dan desktop. Ia akan memberikan skor dari 0 hingga 100.
• ​Keunggulan: PSI sangat bagus karena tidak hanya memberikan skor, tetapi juga memberikan saran spesifik tentang apa yang harus diperbaiki. Misalnya, ia akan menyarankan, "Kurangi waktu respons server" atau "Optimalkan gambar."
• ​Penting: Selalu perhatikan skor Mobile (ponsel) karena Google memprioritaskan pengalaman pengguna ponsel (mobile-first index).
​2. GTmetrix
​GTmetrix adalah alat yang sangat disukai oleh developer karena memberikan analisis yang sangat detail dan mudah dibaca.
• ​Apa yang Diukur: Alat ini memberikan dua skor utama (Performance Score dan Structure Score) serta berbagai grafik waktu loading yang detail.
• ​Keunggulan: GTmetrix memiliki fitur menarik yaitu "Waterfall Chart." Bagan air terjun ini menunjukkan secara visual, file mana di website yang paling lama diunduh.
• ​Tips: Alat ini juga memungkinkan untuk memilih lokasi server tempat pengujian dilakukan, sehingga bisa menguji performa website dari berbagai belahan dunia.
​3. WebPageTest
​WebPageTest menawarkan kontrol pengujian yang paling lengkap.
• ​Apa yang Diukur: Alat ini mengukur waktu loading pertama, waktu interaktif (kapan pengunjung bisa mulai berinteraksi dengan website), dan bahkan menguji kecepatan website dengan simulasi koneksi internet yang lambat (misalnya 3G).
• ​Keunggulan: WebPageTest mampu melakukan tes berulang kali (multi-run) untuk mendapatkan hasil rata-rata yang lebih akurat dan mengurangi bias dari koneksi internet sesaat. Ini sangat berguna jika ingin hasil yang sangat presisi.
​4. Pengujian Manual di Browser Anda (Developer Tools)
​Browser seperti Chrome memiliki alat tersembunyi yang disebut Developer Tools.
• ​Cara Menggunakan: Tekan tombol F12 (atau klik kanan > Inspect Element) di halaman website, lalu buka tab Network.
• ​Apa yang Diukur: Alat ini akan menunjukkan secara real-time berapa lama waktu yang dibutuhkan setiap file (gambar, kode CSS, kode JavaScript) untuk dimuat di komputer.
• ​Keunggulan: Ini adalah cara cepat untuk memeriksa kecepatan website secara langsung. Ingat, saat menguji, gunakan Incognito Window untuk memastikan caching tidak mengganggu hasil tes.
​Mengukur kecepatan website bukan hanya soal mendapatkan skor tinggi. Tujuan utamanya adalah mendapatkan diagnosis yang tepat. Dengan menggunakan alat-alat di atas, masalah yang teridentifikasi bisa diperbaiki (misalnya dengan minify atau caching), menguji lagi, dan melihat peningkatan performa website secara nyata.
(Disadur dari berbagai sumber)
SALAM DIGITAL DIGIPRO
​Banyak pemilik UMKM merasa terjebak dalam rutinitas yang seolah tak ada habisnya: mencatat nota...
​Bagi banyak pelaku UMKM, pintu bank seringkali terasa tertutup rapat. Keluhan yang paling sering...
​Dalam menjalankan usaha mikro dan menengah (UMKM), sering kali kita dihadapkan pada situasi yang...
​Dalam dunia usaha mikro dan menengah, kita sering menjumpai fenomena "toko yang ramai, tapi domp...
​Kita sedang berdiri di depan pintu sebuah era baru, di mana sistem informasi tidak lagi sekadar...
​Dalam hiruk-pikuk kemajuan teknologi, kita sering kali lupa bahwa setiap baris kode yang kita ja...